____________________ ___ ___ ________ \_ _____/\_ ___ \ / | \\_____ \ | __)_ / \ \// ~ \/ | \ | \\ \___\ Y / | \ /_______ / \______ /\___|_ /\_______ / \/ \/ \/ \/ .OR.ID ECHO-ZINE RELEASE 04 Author: z3r0byt3 (Echo staff) z3r0byt3@echo.or.id | z3r0byt3@irvan.or.id Online @ www.echo.or.id :: http://ezine.echo.or.id == Instalasi dan Konfigurasi Dasar DJBDNS == *pengantar Waahhh, banyak yang protes nih, katanya situsnya jarang diupdate*. Maklum lah situs ini diupdate disela-sela waktu senggang saya. Kalo gak ada waktu senggang ya saya gak update :-p. Gini deh, karena sekarang saya lagi ada waktu senggang, saya coba bikin tutorial "Instalasi dan Konfigurasi DJBDNS". DJBDNS adalah DNS Server dari D.J Bernstein yang dapat dijalankan pada mesin *NIX. *main Karena tulisan ini sifatnya tutorial jadi saya gak akan berbicara panjang lebar buat menjelaskan DJBDNS :-). Sebelum instalasi dimulai, kita siapkan kondisi awal, yakni: 1. Mesin Linux dengan paket gcc terinstall 2. Paket daemontools-0.76.tar.gz 3. Paket ucspi-tcp-0.88.tar.gz 4. Paket djbdns-1.05.tar.gz Setelah semua paket terpenuhi, berikutnya masuk ke dalam tahap instalasi. Lakukan instalasi sebagai root. Pertama-tama install paket daemontools-0.76.tar.gz dengan langkah sebagai berikut: - Buat direktori bernama /package # mkdir -p /package - Ekstrak paket daemontools-0.76.tar.gz ke dalam direktori /package # tar -zxpf daemontools-0.76.tar.gz -C /package - Pindah ke direktori daemontools # cd /package/admin/daemontools-0.76/ - Instal daemontools dengan perintah: # package/install Paket daemontools telah terinstall, lanjut ke langkah berikutnya, yakni instalasi ucspi-tcp-0.88.tar.gz. Masih sebagai root, lakukan instalasi paket ucspi-tcp-0.88.tar.gz dengan langkah sebagai berikut: - Ekstrak paket ucspi-tcp-0.88.tar.gz ke dalam direktori /var/tmp # tar -zxpf ucspi-tcp-0.88.tar.gz -C /var/tmp - Pindah ke direktori /var/tmp/ucspi-tcp-0.88 # cd /var/tmp/ucspi-tcp-0.88 - Install ucspi-tcp-0.88 # make setup check Paket ucspi-tcp telah terinstall, berikutnya instalasi paket djbdns-1.05.tar.gz. Masih tetap sebagai root, lakukan instalasi paket djbdns-1.05.tar.gz dengan langkah sebagai berikut: - Ekstrak paket djbdns-1.05.tar.gz ke dalam /var/tmp # tar -zxpf djbdns-1.05.tar.gz -C /var/tmp - Pindah ke direktori /var/tmp/djbdns-1.05 # cd /var/tmp/djbdns-1.05 - Install djbdns # make setup check Sampai saat ini paket-paket yang diperlukan telah terinstall termasuk paket djbdns. Selanjutnya kita akan mengkonfigurasikan djbdns. Djbdns dapat dikonfigurasikan sebagai dns cache server, jika anda tidak berniat untuk mengelola dns server sendiri serta dapat dikonfigurasikan sebagai dns server, jika anda ingin mengelola dns server sendiri. Konfigurasi DJBDNS sebagai dns cache untuk localhost: - Buat user untuk menangani dnscache dan log dns: # useradd -d /dev/null -s /bin/false dnscache # useradd -d /dev/null -s /bin/false dnslog - Buat direktori /etc/dnscache # mkdir -p /etc/dnscache - Setup dnscache # dnscache-conf dnscache dnslog /etc/dnscache - Buat symlink direktori /etc/dnscache ke direktori /service # ln -s /etc/dnscache /service - Cek service tersebut dengan perintah svstat # svstat /service/dnscache - Edit file /etc/resolv.conf, dan ubah menjadi: nameserver 127.0.0.1 - Cek apakah anda bisa lookup sebuah host di internet # dnsip www.google.com Jika host www.google.com dapat di-look up berarti dnscache sudah terkonfigurasi dengan benar.Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasikan djbdns sebagai dnscache untuk jaringan internal anda. Untuk mengkonfigurasikan djbdns sebagai dnscache untuk jaringan internal tidaklah sulit, masih dengan langkah yang sama, namun ada sedikit perbedaan. - Setup dnschache untuk janringan internal # dnscache-conf dnscache dnslog /etc/dnscachex 172.16.0.49 - Hapus file yang bernama 127.0.0.1 # rm -f /etc/dnscachex/root/ip/127* - Buat file kosong yang menunjukan ip network mana yang dijinkan untuk menggunakan cache server ini. Karena kita menjalankan dnscache pada ip 172.16.0.49, maka kita akan mengijinkan ip 172.16. Sesuaikan ip ini pada network anda # touch /etc/dnscachex/root/ip/172.16 - Buat simbolik link # ln -s /etc/dnscachex /service - Setting resolver pada komputer client, isikan dengan ip server cache tadi. Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasikan djbdns sebagai dns server. - Create user yang diperlukan untuk menjalankan dns server # useradd -d /dev/null -s /bin/false tinydns - Setup tinydns # tiny-dnsconf tinydns dnslog /etc/tinydns 192.168.2.1 - Menambahkan domain # cd /etc/tinydns/root # ./add-ns irvan.or.id 192.168.2.1 - Menambahkan host # ./add-host heavygun.irvan.or.id 192.168.2.1 - Menambahkan alias # ./add-alias wingzero.irvan.or.id 192.168.2.1 - Membuat Record MX # ./add-mx irvan.or.id 192.168.2.1 - Jalankan perintah make untuk mengkompile database record dns tersebut # make - Buat simbolik link # ln -s /etc/tinydns /service Sampai saat ini konfigurasi djbdns sebagai dnscache dan dnsserver telah selesai. Perlu diingat, tulisan ini hanya sekedar berbagi pengalaman, bila ada kekurangan,harap merujuk pada manual resmi djbdns pada situs resmi djbdns *end. *situs resmi z3r0byt3 ==> www.irvan.or.id ;artikel ini diambil dari situ dokumen ini di dedikasikan untuk kekasihku tercinta CHIKA* greetz to echo staff: moby, y3dips, the_day, comex ============================================================================== _________.________________ ________ _________________.___.________________ \_____ |\_____ \ ___ \\_____ \\________ \__ | |\___ __\_____ \ / / / _/| Y / / | \ | | _// | | | | / _/ / ___/_____\ \| \/ | \ | | \\____ | | |____\ \ / ______|\ _____/| __|__/\_______ / |______ // ______| |_ |\ ______/ \/ \/ \/ \/ \/ \/ \/ \/ (C)production =============================================================================== kirimkan kritik && saran ke z3r0byt3[at]echo.or.id